Jenis dan Tips Mudah Mengobati Penyakit Diabetes - Cara Sehati

Breaking

Recent Tube

Senin, 19 Maret 2018

Jenis dan Tips Mudah Mengobati Penyakit Diabetes

Diabetes atau sering kita dengar diabetes melitus adalah penyakit yang sering menyerang usia lanjut ini merupakan penyakit yang kronis dimana penderita tidak bisa mengolah energi yang di peroleh dari makanan.

Diabates sendiri merupakan kondisi yang disebabkan berkurangnya ataupun tidak cukupnya pasokan insulin yang masuk ke dalam tubuh. Fungsi insulin ini sendiri dibuat oleh pankreas yang sangat berperan penting gula atau glukosa dapat masuk kedalam sel tubuh.

mengobati diabetes

Dalam keadaan normal tubuh manusia dapat menjaga kadar gula setelah mengkonsumsi makanan dengan kandungan karbohidrat. Pada makanan yang mengandung karbohidrat itu sendiri sangat mengandung gula yang akan diserap secara langsung ke dalam darah. Penyerapan kedalam darah ini dalam kondisi yang tidak terlalu rendah dan terlalu tinggi. Pankreas sendiri akan memproduksi dua hormon yaitu insulin dan glukagon yang fungsinya akan mengontrol gula darah dalam tubuh manusia.

Ada tiga jenis diabetes yaitu diabetes tipe 1, diabetes tipe 2 dan diabetes gestasional. Untuk itu mari kita bahas tipe-tipe diabetes tersebut.

1. Diabetes tipe 1 

Diabetes ini merupakan salah satu tipe diabetes yang jarang terjadi di dunia. Kasus yang terjadi yaitu hanya 10% penderita diabetes yang memiliki kasus diabetes tipe 1. Diabetes jenis ini disebabkan oleh kelainan pada organ tubuh penderita. Tubuh penderita penyakit diabetes ini memilki antibodi uang yang lemah karena pankreas pada tubuh penderita tidak dapat memproduksi insulin secara normal.

Ada dua cara untuk mengobati tipe diabetes ini yang pertama dengan tablet insulin dan yang kedua dengan suntikan insulin. Namun, biasanya penderita tipe diabetes ini akan paling banyak dengan suntikan insulin karena apabila menggunakan obat akan dicerna dalam perut dan tidak akan masuk ke dalam darah.

Pemberian suntikan insulin akan dilakukan di area tubuh yang memiliki lapisan lemak yang cukup tebal misalnya perut dan bagian paha.

2. Diabetes tipe 2 

Sejak tahun 2015 jumlah penderita diabetes melitus di Negara Indonesia sudah mencapai 10 juta orang merujuk dari Federasi Diabetes Internasional. Kondisi ini sangat mempihatikan bahwa diabetes melitus menyerang usia dari rentang 20-80 tahun. Sayangnya separuh dari mereka tidak menyadari bahwa dirinya terkena diabetes melitus.

Diabetes tipe 2 ini menyerang penderita yang mempunyai berat badan berlebih dan kurang berolahraga atau aktivitas fisik lain. Jika dahulu orang dewasa mudah terserang penyakit ini dan sekarang justru sebaliknya banyak kasus penderita diabetes melitus pada usia remaja. Hal ini kebiasaan buruk yang kurang berolahraga dan aktivitas lain.

Gejala diabetes tipe 2 sama dengan tipe 1 seperti dan merupakan gejala umum bagi penderita diabetes antara lain : - penderita sering buang air kecil terutama di malam hari - mudah merasa lapar - mudah merasakan haus

sedangkan penderita diabetes tipe 2 muncul gejala-gejala seperti berikut - mudah merasakan lelah - berat badan turun - massa otot berkurang - pandangan mata kabur - jika ada luka tidak mudah kering atau sembuh dan bisa menyebabkan infeksi

Jika Anda merasakan gejala gejala umum diatas sebaiknya konsultasi dengan dokter atau periksa ke fasilitas kesehatan terdekat. Deteksi dan kenali lebih dini akan membantu terjadinya kompilasi penyakit yang ada dalam tubuh.

Pengobatan diabetes tipe 2 ini sangat progressif karena penderita hanya akan mengkonsumsi obat-obatan dan suntikan insulin saja, Penyakit ini memang tidak bisa disembuhkan namun hanya bisa di kontrol kadar gula darah yang ada di dalam tubuh.

Jika sudah terdekteksi diabetes sebaiknya penderita mulai menerapkan pola hidup yang sehat misalnya menjaga pola makan teratur, menjaga asupan kalori dan gula kedalam tubuh, tidak meminum-minuman yang mengandung alkohol dan soda karena kandungan gulanya tinggi, tidak merokok serta berolahraga secara teratur.

3. Diabetes Gestasional (kehamilan) 

Diabetes kehamilan ini atau dalam istilah medis sering disebut gestational diabetes mellitus (GDM) merupakan penyakit yang serius bagi Ibu hamil. Pasalnya, penderita ini tidak hanya berbahaya bagi Ibunya saja namun dengan bayi yang dikandungnya, Diabetes GDM ini sangat berpengaruh pada kondisi dimana sang Ibu menghasilkan Insulin untuk mengontrol gula darah dalam tubuh. Untuk GDM sendiri dapat dicegah dengan baik dengan menerapkan pola hidup sehat pra dan pasca mengandung.

Ibu hamil sebaiknya bertanya kepada keluarga apakah ada riwayat penderita diabetes sebelumnya. Hal ini sangat penting karena tindakan yang proaktif lebih baik karena akan membantu pencegahan GDM lebih lanjut, Jika tindakan proaktif ini sudah dilakukan maka sebaiknya Ibu hamil konsultasi dengan dokter terlebih dahulu, Jika dirasa kurang yakin sebaiknya lakukan tes tantangan glukosa awal dan tes toleransi glukosa,

GDM rawan terjadi pada usia kehamilan pada trimester kedua antara rentan waktu kehamilan 24-28 minggu. Jika Ibu hamil melakukan tes tantangan glukosa awal dan ditemui hasilnya lebih tinggi dari ambang batas normal maka, test akan dilanjutkan ke tes toleransi glukosa agar ibu hamil dapat mempreiksi dan mengontrol gula darah dengan baik,

Untuk menghindari terjadinya Diabetes Kehamilan banyak cara dilakukan misalnya :
  1. Dengan mengatur pola makan dengan baik dengan memperhatikan asupan serat dan buah buahan. serat yang tinggi akan membantu mempertahankan kadar gula darah dalam tubuh dan mengurangi resiko terkenda penyakit GDM 26%.
  2. Terapkan pola hidup sehat dengan memperhatikan pola makanan dan memperhitungkan jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh.
  3. Berolahrga dengan rutin dengan durasi 30 menit setiap harinya. Jika sedang hamil pilihlah olahraga yang aman bagi Ibu dan bayi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Yuk, komen dengan bijak dan cerdas