Cara Mengobati Demam Pada Anak Bayi Dibawah Umur 6 Bulan - Cara Sehati

Breaking

Recent Tube

Senin, 12 Maret 2018

Cara Mengobati Demam Pada Anak Bayi Dibawah Umur 6 Bulan

Cara Mengobati Demam Pada Bayi - Demam adalah salah satu penyakit yang paling sering menyerang tubuh manusia. Tidak hanya pada orang dewasa, bayi yang berumur dibawah 6 bulanpun dapat terkena demam. Namun, dalam melakukan pengobatan demam terhadap bayi, bukanlah hal yang mudah.

Bayi tidak memiliki daya tahan tubuh yang kuat seperti orang dewasa, baik dari antibody tubuh, maupun ketahanan fisik. Prilaku pengobatan yang ekstra hati-hati dalam mengatasi demam pada bayi harus sangat diperhatikan.

Sistem imun yang lemah ini merupakan penyebab bayi mudah terserang penyakit. Anda sebagai orang tua harus memperhatikan setiap gejala yang muncul, berikut ini merupakan panduan yang dapat Anda ikuti untuk mengobati ketika bayi mengalami demam.

1. Perhatikan Suhu Tubuh Bayi

Cara mengobati demam pada bayi dibawah umur 6 bulan memang diperlukan ketelitian. Kita tidak dapat mengira-ngira sesuatu hal hanya dengan menyentuh atau melihat sepintas kondisi bayi. Cara pengobatan dalam menangani bayi yang terserang demam adalah dengan mengukur suhu tubuh dengan bantuan alat.

Suhu tubuh dapat meningkat karena berbagai hal, cuaca yang panas dan aktivitas yang berlebih dapat meningkatkan suhu tubuh bayi, namun ketika muncul tanda tanda demam seperti berkurangnya nafsu makan, segera cek suhu tubuh anak Anda dengan menggunakan termometer.
Untuk pengukuran yang lebih akurat, Anda dapat mengecek pada anus. Pastikan termometer yang digunakan dalam kondisi bersih. Sebagai informasi, suhu tubuh bayi normal berkisar antara 360C hingga 37.90C.

2. Kompres Dengan Air Hangat

Demam merupakan penyakit yang sering menyerang bayi dibawah 6 bulan. Demam mengakibatkan rasa yang tidak nyaman pada bayi sehingga bayi cenderung menangis karena gelisah.
cara mengobati demam pada bayi 6 bulan
Pertolongan pertama yang dapat diberikan adalah mengompres dengan air hangat pada bagian dahi, leher, dada dan ketiak. Hindari penggunaan air dingin karena tubuh bayi akan menggigil kedinginan. Gunakan handuk kecil yang bersih ketika mengkompres anak. Memijat bayi ketika mengkompres akan membantu suhu bayi yang sedang demam menjadi normal kembali.

3. Berikan Asupan Makanan Yang Cukup

Demam dapat menyebabkan energi dalam tubuh bayi habis lebih cepat. Pertahanan tubuh akan melemah ketika bayi kehilangan energinya, maka dari itu Anda harus memastikan bahwa asupan gizi bayi Anda tercukupi sehingga tidak mengalami dehidrasi. Asupan makanan yang dimaksud adalah menggunakan ASI sebagai bahan utama asupan gizi anak.

4. Mandikan Dengan Air Hangat dan Beri Pakaian Tipis

Memandikan dengan air hangat dapat menjaga tubuh tetap rileks. Memandikan bayi dengan air hangat terbukti menjadi salah satu cara mengobati demam pada bayi berumur 6 bulan yang ampuh. Udara hangat dari uap air dapat melancarkan pernapasan bayi. Setelah dimandikan, beri pakaian yang tipis agar bayi merasa nyaman. Apabila Anda memberikan pakaian yang tebal, suhu tubuhnya mungkin akan meningkat lagi.
cara mengobati demam bayi umur 6 bulan
Jika demam melanda pada malam hari, metode hidroterapi bisa Anda terapkan untuk menjaga suhu kamar tetap hangat. Siapkan air hangat pada baskom dan letakkan didalam ruangan ditempat yang aman. Uap air hangat ini akan menjadikan ruangan dingin kembali menjadi normal.Kondisi bayi yang sedang demam juga dipengaruhi oleh suhu kamar yang baik.

5. Konsultasikan Dengan Dokter

Apabila dalam jangka waktu 24 jam suhu tubuh bayi belum turun, jangan sembarangan memberinya obat farmasi, karena Anda tidak tahu dosis yang pantas untuk diberikan kepada bayi. Sebaiknya Anda berkunjung ke dokter untuk berkonsultasi mengenai obat yang aman untuk diberikan kepada buah hati anda. Selain itu pemeriksaan dokter juga diperlukan apabila demam terus berlanjut selama beberapa hari.

6. Melakukan Tes Darah Atau Tes Urine Pada Bayi

Apabila anak Anda mengalami demam tinggi dan tidak kunjung turun setelah perawatan pertama dilakukan, segera larikan buah hati anda ke dokter agar mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Pemeriksaan dapat dilakukan dengan tes darah atau tes urine, karena bayi tidak menunjukkan tanda tanda apapun ketika terserang infeksi serius didalam tubuhnya.

Penyakit yang mungkin saja menyerang adalah pneumonia atau meningitis yang menyerang sistem pernapasan. Anda harus benar benar teliti ketika buah hati anda terserang demam, perhatikan juga ketika dia kehilangan nafsu makannya, tidak mau minum air, muntah, diare, tidak aktif dan responsif, timbul ruam, lesu, bibir pecah dan tidak keluar air mata saat menangis.

Bayi cenderung akan menangis sepanjang hari dan meronta ketika merasakan tubuhnya tidak nyaman karena demam. Apabila bayi mengalami kejang setelah demam tinggi, segera larikan ke rumah sakit agar mendapatkan penanganan yang tepat dari dokter dan tidak terjadi kesalahan yang fatal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Yuk, komen dengan bijak dan cerdas