Penyebab dan Tanda Bayi Alergi Pada Susu Sapi - Cara Sehati

Breaking

Recent Tube

Selasa, 13 Maret 2018

Penyebab dan Tanda Bayi Alergi Pada Susu Sapi

Susu sapi merupakan susu pengganti ASI terutama untuk bayi yang sudah disapih atau sudah tidak minum ASI lagi. Susu sapi yang baik dapat dengan mudah ditemukan pada susu formula yang nutrisinya sudah diperkaya.
penyebab bayi alergi susu sapi
Meskipun susu formula ini sudah disterilkan dan diolah sedemikian rupa agar sesuai dengan saluran pencernaan bayi, namun ternyata sebagian bayi memiliki alergi terhadap susu tersebut. Penyebabnya sangat beragam. Berikut ini akan dijelaskan mengapa bayi alergi dan tanda-tanda bayi yang mengalami alergi susu sapi.

Penyebab Bayi Alergi terhadap Susu Sapi

Alergi merupakan suatu dampak yang dihasilkan dari respon sistem kekebalan tubuh terhadap benda asing, virus, atau bakteri. Jika bayi mengonsumsi makanan yang mengandung zat yang menyebabkan alergi, secara otomatis sistem kekebalan tubuhnya akan memberikan respon.

Pada susu sapi banyak terkandung protein laktosa yang ternyata merupakan zat penyebab alergi pada bayi. Sebagian bayi memiliki pencernaan yang kesulitan mencerna protein ini dengan baik. Ketika bayi meminum susu sapi yang mengandung laktosa ini, respon dari sistem imunnya akan menghasilkan suatu senyawa bernama imunoglobulin E atau IgE.
tanda bayi alergi susu sapi
Imunoglobulin E merupakan antibodi manusia yang mempunyai tugas untuk menyelesaikan masalah alergi tersebut. Pemberian susu sapi secara terus menerus akan membuat IgE ini semakin mengenali zat laktosa di dalamnya yang dianggap dapat membahayakan tubuh.

Oleh karena itu Imunoglobulin E akan mengeluarkan zat histamin. Zat histamin inilah yang dapat menimbulkan reaksi gatal-gatal, ruam, dan kondisi yang menggambarkan alergi lainnya.

Reaksi maupun respon ini sangat wajar. Namun produksi histamin sekaligus zat-zat lain penyebab alergi yang berlebihan dapat menyebabkan timbulnya alergi yang lebih serius dan parah. Bahkan bayi yang alergi bisa mengalami diare dan muntah-muntah hingga mengalami kesulitan dalam bernapas.

Baca Juga : Jenis Makanan Sehat Yang Justru Berbahaya Jika Diberikan Kepada Bayi

Alergi ini biasanya sering dialami oleh bayi usia di bawah empat tahun. Oleh sebab itu, ibu harus berhati-hati dalam memperkenalkan susu sapi kepada bayi. Disarankan bagi ibu untuk berkonsultasi kepada dokter atau ahli gizi agar tepat dalam memberikan makanan yang dibutuhkan bayi berdasarkan usianya.

Alergi terhadap protein laktosa di dalam susu sapi juga dikarenakan adanya riwayat alergi dari keluarga. Jika ada salah satu keluarga atau lebih yang mempunyai alergi terhadap laktosa susu sapi, kemungkinan menurun kepada bayi sangat besar.

Tanda-tanda Bayi Alergi terhadap Susu Sapi

Berikut ini beberapa tanda yang bisa mengindikasikan bahwa bayi anda memiliki alergi terhadap susu sapi
  1. Alergi ditunjukkan oleh reaksi pada kulit seperti ruam, gatal-gatal, maupun eksim. Oleh karena itu ibu harus mengenali dengan baik jika bayinya mengalami kondisi seperti ini.
  2. Indikasi selanjutnya yaitu terjadi masalah pernapasan seperti sesak napas atau asma. Bisa juga bayi anda mengalami anafilaksis karena kesusahan bernapas akibat dari respon alergi. Kondisi ini sangat berbahaya jika tidak segera ditangani. 
  3. Bayi yang alergi susu sapi biasanya mudah marah dan gelisah. Hal ini disebabkan karena adanya produksi zat tertentu secara berlebihan di dalam tubuh. 
  4. Alergi susu sapi menyebabkan bayi mengalami diare dan muntah-muntah
  5. Alergi terhadap protein susu sapi dapat menyebabkan bayi mengalami kram di perut. Biasanya bayi akan menangis karena mengeluh sakit. 
  6. Bayi juga dapat mengalami batuk dan mata berair jika alergi terhadap laktosa susu sapi. 
  7. Selain itu tanda-tanda bahwa bayi mengalami alergi terhadap susu sapi adalah terjadi kolik atau nyeri yang terjadi di perut. 
Artikel Penting : Cara Pemberian Obat Apotek Yang Tepat Pada Anak Bayi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Yuk, komen dengan bijak dan cerdas