Cara Membuat Susu Formula Bagi Bayi Yang Tepat, Penting Bagi Keluarga Muda - Cara Sehati

Breaking

Recent Tube

Kamis, 20 September 2018

Cara Membuat Susu Formula Bagi Bayi Yang Tepat, Penting Bagi Keluarga Muda

Susu adalah salah satu minuman dengan kandungan gizi terbaik bagi manusia. Terlebih bagi seorang bayi yang berumur 2 tahun kebawah. Susu menjadi sumber makanan penting yang tidak boleh terlewatkan.

Bagi ibu yang memiliki ASI ekslusif dan mampu menyusui hingga 1 tahun, memberikan susu kepada bayi bukanlah menjadi masalah lagi. Namun, bagaimana jika seorang ibu, yang ketika berjalan 6 bulan menyusui, tidak dapat lagi memproduksi ASI?

Inilah sebabnya susu formula menjadi alat pendamping asi yang digunakan. Namun tahukah kamu, bahwa ada cara membuat susu formula bagi bayi yang berumur 2 tahun ke bawah? Bagi sebagian banyak orang, penyajian susu kepada bayi sering dianggap sepele. Padahal, kesalahan penyajian susu bagi bayi sangatlah penting.

cara membuat susu formula bagi bayi yang tepat

Dampak Penyajian Susu Formula Yang Tidak Benar Bagi Bayi

Sebenarnya apa saja dampak jika kita sembarangan dalam penyajian susu formula bagi bayi? Hal ini harus menjadi perhatian penting bagi para ibu, agar bayi terhindar dari masalah kesehatan. Ketika kita salah dalam cara membuat susu formula bagi bayi, resiko yang paling sering dialami adalah diare, susah tidur, dan terkena infeksi.

1. Diare

Jika dalam membuat susu formula tidak memikirkan higienitas botol susu, maka resiko diare pada bayi bisa terjadi. Bayi belum memiliki pertahanan kuat terhadap bakteri sehingga sangat rentan terhadap penyakit.

Hal ini bisa terjadi karena botol yang digunakan tidak steril, atau bahkan masih tersisa bau sabun cuci. Pastikan terlebih dahulu kondisi botol susu sebelum menyajikan susu.

2. Susah Tidur

Ketika kita membuat susu kepada bayi, sering kali si kecil tidak langsung mau meminumnya. Dan kemungkinan besar, kita akan menunggu beberapa saat untuk memberikannya kembali. Kondisi seperti ini bisa mengganggu waktu tidur sang bayi karena kita seolah memaksakan bayi untuk minum susu.


Untuk itu, usahakan untuk memberikan susu tepat pada waktunya. Biasanya bayi akan terbiasa meminum susu pada jam yang sama. Walau posisi anak tidak menangis, usahakan tetap memberikan susu ketika jam minumnya telah tiba.

3. Infeksi Pencernaan 

Dampak yang paling parah dari salahnya penyajian dalam membuat susu formula bagi bayi adalah infeksi pencernaan. Bahkan infeksi ini bisa memicu infeksi lainnya seperti infeksi sel darah putih yang menyebabkan kejang pada bayi.

Biasanya hal ini terjadi karena air yang digunakan untuk mencampur susu tidak higienis. Atau juga botol susu yang tidak bersih.

Cara Membuat Susu Formula Bagi Bayi

Cara membuat susu formula bagi bayi berikut ini, merupakan hasil pengalaman penulis Cara Sehati sebagai Ibu Rumah tangga. Penulis telah mengalami sendiri dampak atau bahaya ketika salah memberikan susu kepada bayi. Untuk itu, simak baik-baik cara membuat susu formula bagi bayi berikut ini :

1. Mencuci Botol Susu Dengan Sabun Khusus Bayi

Saat ini sudah sangat banyak produk bayi yang dijual dipasaran. Termasuk sabun cuci khusus botol bayi. Gunakan sabun khsusus tersebut untuk mencuci.

Biasanya sabun cuci khusus peralatan bayi, lebih mudah larut dalam air ketika dibilas. Jangan sekali kali menggunakan sabun cuci piring pada umumnya.

2. Mencium Aroma Botol Sebelum Diisi Susu

Kamu juga perlu memastikan bahwa botol sudah benar-benar tidak mengandung sabun. Kamu bisa mengetahuinya dengan mencium aroma botol ketika botol susu sudah benar-benar kering.

Rendamlah botol tersebut didalam air panas untuk mensterilkan botol dari bakteri dan simpanlah pada tempat khusus yang tertutup rapat. Jangan merendam botol yang masih basah dari air pencucian. Bisa saja air sabun masih ada didalam botol.

3. Mengisi Susu Dengan Cara Yang Benar

Cara membuat susu formula bagi selanjutnya adalah dengan mengisi air dingin terlebih dahulu ke dalam botol. Bukan mengisi serbuk susu terlebih dahulu. Jika kamu mengisi serbuk susu terlebih dahulu, maka kamu bisa saja salah menakar berapa sendok susu yang harus dimasukkan.

Ingat, pemberian susu pada bayi tergantung dari jumlah air. Biasanya, 100 Mililiter air, hanya dimasukkan 5 sendok susu saja.

Setelah air dingin sudah dimasukkan, masukkan air yang mendidih untuk mengatur suhu. Air mendidih lebih terjamin dari bakteri jahat. Setelah suhu air terasa aman dikonsumsi bagi bayi, masukkan serbuk susu sesuai jumlah air didalam botol.

4. Mengocok Air Susu Terlebih Dahulu

Langkah terakhir ini, sering kali tidak pernah diperhatikan oleh para ibu. Ketika kamu sudah selesai mengocok botol susu, jangan langsung diberikan kepada bayi. Karena air susu didalam botol, masih mengandung buih udara yang bisa menyebabkan kembung pada bayi.

Diamkan beberapa saat hingga buih benar-benar sudah hilang. Namun perlu diperhatikan juga, biasanya susu formula sering menumpuk atau mengendap didasar botol. Usahakan mengocok botol hingga semua susu sudah benar-benar larut.

Itulah beberapa cara membuat susu formula bagi bayi yang sering penulis lakukan. Artikel ini merupakan pengalaman penulis sebagai ibu yang tidak memiliki kesempatan memberikan ASI. Ingat, ASI adalah makanan terbaik untuk sang buah hati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Yuk, komen dengan bijak dan cerdas