Iklan Billboard 970x250

Buah Liar Ini Harganya Selangit, Begini Fakta Sebenarnya!

Iklan 728x90

Buah Liar Ini Harganya Selangit, Begini Fakta Sebenarnya!

Tahu buah ciplukan? Beberapa tahun terakhir ini, buah yang mempunyai nama latin Physalis angulata tersebut mendadak bernilai hemat tinggi, bahkan dapat disebut sebagai di antara buah sangat mahal ketika ini. Padahal dulunya buah itu tidak dipedulikan tumbuh binal dan seringkali melulu menjadi mainan anak-anak.

Di sejumlah mall tanah air, buah ciplukan dibanderol dengan harga antara Rp 250 ribu sampai Rp. 500 ribu per kilogramnya, harga yang sangat luar biasa bahkan bila dikomparasikan dengan buah lainnya yang sudah semenjak lama dikomersialkan.

Tidak terdapat yang memahami pasti kenapa ciplukan dapat menjadi begitu mahal. Satu-satunya keterangan yang barangkali dapat diterima ialah adanya klaim yang mempercayai bahwa ciplukan dapat menyembuhkan tidak sedikit penyakit.

Mulai dari meredakan demam, batuk, mengobati asma, menyembuhkan kanker, penyakit kulit bahkan sampai stroke. Tidak melulu buahnya, semua bagian tumbuhan tumbuhan ciplukan bahkan juga dianggap dapat menyembuhkan tidak sedikit penyakit, mulai dari akar sampai daunnya. Benarkah demikian?

Sebuah riset yang sudah dipublikasikan dalam Indo American Journal of Pharmaceutical Research secara daring di laman iajps.com, oleh Mahalaksmi AM dan Ramesh B Nidavani mengejar bahwa tumbuhan yang mempunyai kandungan antioksidan tinggi itu memang dapat memberikan guna kesehatan untuk tubuh.

Ciplukan dapat meningkatkan imunitas tubuh dan memberikan keawetan terhadap sekian banyak  macam penyakit. Bahkan, dalam penelitian tersebut ekstrak ciplukan pun diketahui berefek positif terhadap sel kanker payudara. Meski demikian, menurut keterangan dari peneliti masih mesti ada riset lanjutan, khususnya uji klinis pada manusia.

Sementara itu, dr. Novita Mahar Hadini, Sp.Fk, spesialis farmakologi klinis laksana dikutip dari viva.co.id menuliskan meski memang mesti dinyatakan ciplukan mempunyai kandungan antioksidan flavonoid yang tinggi yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Tapi sampai saat ini belum terdapat uji kinis yang dapat memperlihatkan bahwa ciplukan dapat mengobati tidak sedikit penyakit seperti tidak sedikit klaim yang beredar.

Menurutnya, untuk dapat menyebut bahwa sesuatu tersebut dapat menjadi obat tentu perlu pembuktian. Itu artinya, seluruh klaim mengenai ciplukan yang dapat mengobati tidak sedikit penyakit dapat disebut mitos, sebab faktanya sampai saat ini belum ada riset yang dapat memperlihatkan ciplukan dapat menyembuhkan penyakit, seperti contohnya kanker. Klaim tersebut perlu uji klinis lebih lanjut.

Oleh sebab itu, Novita tidak menyarankan andai ada yang hendak mengkonsumsi ciplukan sebagai obat tunggal guna mengobati penyakit. Ciplukan memang dapat memberikan manfaat untuk kesehatan tubuh, namun lebih baik melulu dijadikan pendamping obat yang telah teruji. (kyu)

sumber
SHARE

Related Posts

There is no other posts in this category.
Subscribe to get free updates

Posting Komentar

Iklan Tengah Post