Iklan Billboard 970x250

9 Makanan Penambah Darah untuk Lansia yang Mengalami Anemia

Iklan 728x90

9 Makanan Penambah Darah untuk Lansia yang Mengalami Anemia

Pada lansia, situasi anemia, khususnya anemia defisiensi vitamin B12 dan asam folat, dinilai lumayan sering terjadi. Sebab, keterampilan lansia guna menyerap vitamin tersebut termasuk lebih rendah. Untungnya, terdapat makanan penambah darah yang dapat membantu mengatasi situasi ini.

Mengatur asupan makanan pada penderita anemia urgen dilakukan, sebab dengan asupan yang tepat, sel darah merah dapat kembali terbentuk dengan baik. Berikut ini jenis makanan penambah darah guna lansia, yang merasakan anemia defisiensi vitamin B12 dan asam folat.

Makanan penambah darah yang aman guna lansia

Kurangnya kadar vitamin B12 dan asam folat di tubuh, dapat menyebabkan Anda terpapar anemia. Terlebih, andai Anda telah menginjak masa lansia. Sebab, kedua komponen itu berperan urgen dalam pembentukan sel darah merah.

Dengan mengonsumsi makanan yang kaya bakal kandungan vitamin B12 maupun asam folat, situasi ini dapat ditanggulangi secara alami. Berikut ini susunan makanan penambah darah yang baik guna dikonsumsi.

1. Ikan salmon
Dalam selama 180 gram daging ikan salmon, ada kandungan vitamin B12 yang dapat memenuhi 80% keperluan harian tubuh. Di samping vitamin, ikan salmon pun kaya bakal protein dan asam lemak omega 3 yang baik untuk tubuh.

2. Daging sapi
Sekitar 180 gram daging sapi yang dipanggang, bisa memenuhi nyaris dua kali lipat keperluan vitamin B12 dalam satu hari. Kandungan vitamin ini bakal lebih tidak sedikit didapatkan pada daging dengan tidak banyak lemak.

3. Ikan tuna
Ikan tuna kaya bakal kandungan vitamin B12, khususnya pada unsur otot di bawah kulit. Anda mendapat  dua kali lipat asupan vitamin B12 yang diperlukan setiap hari, dari 100 gram ikan tuna segar.

4. Susu dan produk olahannya
Susu serta produk olahannya laksana keju dan yogurt dilafalkan juga adalahsumber vitamin B12 yang baik. Meski kandungannya tidak sejumlah pada daging sapi atau ikan, vitamin B12 yang ada pada susu, lebih gampang diserap oleh tubuh.

5. Telur
Setiap 100 gram telur berisi vitamin B12, yang dapat memenuhi selama 20% keperluan harian tubuh. Kandungan vitamin ini, lebih tidak sedikit ada pada telur kuning dikomparasikan telur putih.

6. Sayuran hijau
Sayuran hijau laksana bayam, adalahmakanan penambah darah yang baik guna lansia. Sekitar 30 gram bayam, diandalkan  dapat memenuhi keperluan asam folat harian sampai 15%.

7. Pisang
Pisang berukuran sedang disebutkan dapat memenuhi selama 6% keperluan harian dari asam folat. Pisang pun kaya bakal kalium, vitamin B6, dan mangan yang baik untuk tubuh.

8. Pepaya
Anda dapat memenuhi selama 13% keperluan asam folat harian sesudah mengonsumsi selama 140 gram pepaya. Pepaya pun kaya bakal vitamin C, kalium, dan antioksidan.

9. Alpukat
Kandungan asam folat pada alpukat lebih tinggi dari pisang. Dalam separuh buah alpukat, disebutkan dapat memenuhi keperluan asam folat sampai 21%.

Cara menangkal anemia di samping dengan makanan penambah darah

Di samping dengan mengonsumsi makanan penambah darah, anemia defisiensi vitamin B12 dan juga dapat diatasi dengan sekian banyak  cara di bawah ini:

1. Ketahui keperluan vitamin dan asam folat harian
Agar keperluan vitamin B12 dan asam folat dapat terpenuhi, Anda butuh mengetahui keperluan harian yang diperlukan. Bagi orang dewasa, keperluan vitamin B12 ialah sebanyak 2,4 mikrogram per harinya. Sementara itu, asam folat butuh dikonsumsi sejumlah 400 mikrogram per hari.

2. Konsumsi suplemen multivitamin
Apabila makanan penambah darah belum dapat memenuhi keperluan vitamin harian, maka Anda dapat mengonsumsi suplemen multivitamin tambahan. Konsultasikan dengan dokter tentang jenis suplemen yang sangat tepat, sesuai situasi Anda.

3. Jangan merokok
Kebiasaan merokok dapat membuat keterampilan tubuh guna menyerap vitamin dari makanan menjadi berkurang. Sehingga, risiko Anda terpapar anemia defisiensi vitamin B12 dan asam folat pun bakal meningkat.

4. Jangan minum alkohol
Kebiasaan minum alkohol adalahsalah satu hal risiko yang dapat menyebabkan anemia. Kurangi konsumsi alkohol harian kita atau hentikan kelaziman merokok Anda, supaya bisa terhindar dari situasi ini.

Setelah mengetahui sekian banyak  makanan penambah darah di atas, Anda dapat mulai menambahkannya ke dalam menu harian. Perhatikan juga teknik mengolahnya. Cara mengubah makanan yang tidak cukup tepat, malah dapat menambah risiko penyakit lain, laksana tingginya kadar kolesterol.

sumber
SHARE

Related Posts

There is no other posts in this category.
Subscribe to get free updates

Posting Komentar

Iklan Tengah Post